Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Sidat yang Bernilai Ekonomis Tinggi

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 25 September 2011
di Perikanan - 0 komentar

Sidat (Anguilla marmorata) yang memiliki nama daerah ulin, moa, lobang, lumbon, larak, pelus, gateng, lembu, denong, mengaliang, lara, luncah dan sigili.

Ikan yang hampir sama bentuknya dengan belut ini dapat ditemukan di seluruh perairan sungai di Indonesia. Ciri utama sidat adalaha memiliki sirip ekor, sirip punggung, dan sirip dubur yang sempurna sedangkan belut tidak. sidat dewasa dapat mencapai ukuran 160 cm dengan garis tengah sekitar 7,5 cm. dapat tumbuh hingga beratnya 25 kg.

Sidat kecil hidup di air tawar dan akhirnya bermigrasi ke laut untuk memijah di saat dewasa. Sebagian besar siklus hidupnya di air tawar seperti sungai, waduk, danau, kolam, sawah, dan habitat air tawar lainnya

Negara yang paling suka ikan ini adalah negara Jepang yang menguasai 50% pasokan dunia. Sidat diolah menjadi masakan khas JEpang, Kabayaki. Makan sidat dilakukan sebagai acara tahunan yang disebut doyo no ushi nohi. Indonesia pernah mengekspor sidat sekitar tahun 1970an ke Jepang, tetapi kemudian dihentikan karen dikhawatirkan akan memusnahkan kelestarian benih di alam, karena benih sidat hanya bisa diambil di alam dan dibesarkan di kolam - kolam budidaya. Oleh karena itu jika kita dapat menemukan cara untuk memijahkan sidat maka sidat merupakan sumber kekayaan tersendiri bagi pembudidaya maupun negara Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    811.392