Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Peranan dan Manfaat Phytoplankton

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 14 October 2011
di Bahan Kuliah - 2 komentar


Di perairan alami mikroalgae dominan memberikan konstribusi untuk memproduksi biomassa dalam sistim perairan laut, estuarin dan sungai. Di dalam proses metabolisme perairan fitoplankton juga mempunyai peran sebagai pendaur ulang nutrien. Sel mikroalgae mengabsorbsi nutrien-nutrien primer seperti ; amoniak , urea, nitrat, phospat, potassium dan metal seperti Fe, Cu, Mg, Zn, Mo, dan Fanadium. Selain itu beberapa vitamin seperti vitamin B12, vitamin B6 dan vitamin B1 merupakan unsur esensial yang mendukung pertumbuhan beberapa species atau kebanyakan species mikroalgae

Dilihat dari sudut nutrisi mikroalgae merupakan suatu sumber mikro nutrien, vitamin, minyak dan elemen mikro untuk komunitas perairan. Selain itu mikroalgae kaya akan sumber makro nutrien seperti protein, karbohidrat dan khususnya asam lemak esensial. Mikroalgae juga mempunyai kandungan pigmen esensial seperti astaxanthin, zeaxanthin, chllorophil, phycocyanin dimana akan memperkaya pewarnaan dan kesehatan didalam kehidupan ikan dan invertebrata.

Di dalam sistim budidaya perikanan, pemanfaatan mikroalgae ini juga mempunyai efek terapi terhadap ikan dan organisme perairan lainnya dimana beberapa mikroalgae bisa menghasilkan semacam antibiotik dan atau didalam proses metabolismenya mengeluarkan zat anti bakterial.

Berikut ini bebrapa manfaat species mikroalgae untuk budidaya perairan.

Species

Aquatic Animal Cultured

Isochrysis galbana – golden brown, motitile

size 4-6 mm

rotifers, clams, oysters, conch, sea cucumbers, sea hares

Nannochloropsis oculata, golden brown,non motile, size 9-10 x 12-14 mm

rotifers, brine shrimp, daphnia, moina, marine shrimp.

Tetraselmis sp. – green, motile, size 2-10 mm

freshwater and marine rotifers

Nitzchia sp. – diatom, non motile

abalones, turbans

Navicula sp. – diatom, non motile

abalones, turbans

Phaeodactylum tricornutum – diatom, motile, size 3-5 x 12-25 mm

spiny lobsters, clams, oysters

Thallasiosira sp. – diatom, non motile, size 11-14 x 14-17 mm

clams, oysters, scallops, larval shrimp

Chaetoceros gracilis – diatom, non motile

size 14 x 17 mm

clams, oysters, sea urchins, sea squirts, marine shrimp, brine shrimp, conch, sea cucumbers

Cyanobacteria atau alga biru hijau

Cyanobacteria atau alga biru hijau adalah kelompok alga yang paling primitif dan memiliki sifat-sifat bakterial dan alga. Kelompok ini adalah organisme prokariotik yang tidak memiliki struktur-struktur sel seperti yang ada pada alga lainnya, contohnya nukleus dan chloroplast. Mereka hanya memiliki chlorophil a, namun mereka juga memiliki variasi phycobilin seperti halnya carotenoid. Pigmen-pigmen ini memiliki beragam variasi sehingga warnanya bisa bermacam-macam dari mulai hijau sampai ungu bahkan merah. Alga biru hijau tidak pernah memiliki flagell, namun beberapa filamen membuat mereka bergerak ketika berhubungan dengan permukaan. Unicell, koloni, dan flamen-filamen cyanobacteria adalah kelompok yang umum dalam budidaya, baik sebagai makan maupun sebagai organisme pengganggu. Kemudian suatu lembaga penelitian di Amerika (National Centre Institute) dari species green algae (ganggang hijau biru) menghasilkan glycolipida yang melawan aktif terhadap virus AIDS, dan perkembangan penelitian akhir-akhir ini bagaimana untuk meningkatkan glycolipida tadi di dalam kultur telah dan sedang dilakukan oleh beberapa perusahaan famasi di beberapa negara maju.

Dibawah ini ada beberapa kelompok yang paling umum dalam lingkungan budidaya.

Spirulina

Filamennya berukuran lebar 5 -6 mm dan panjang 20-200 mm berbentuk spiral. Dapat berwarna biru-hijau atau merah. Spirulina merupakan bahan penyusun dalam banyak pellet ikan dan pakan invertebrata. Spirulina juga mempunyai kemampuan mendorong sistim kekebalan ikan, invertebrata dan ayam. Selain itu spirulina juga dapat menambah vitalitas bagi manusia jika dikonsumsi secara benar, selain itu spirulina juga dapat mengatasi penyakit hipertiroid yang cenderung membutuhkan asupan antitiroid, vitamin dan mineral. spirulina juga kaya antioksidan karena mengandungan 3 pigmen kaya protein yaitu phykosianin, klorofi l, dan zeasantin. Phykosianin, antioksidan larut air, penunjang kesehatan hati dan ginjal. Zeasantin, antioksidan pelindung mata terutama saat tua. Sedangkan klorofi l, antioksidan bersifat antikanker dan antiracun. Selain antikanker dan antiracun, penelitian Laboratory of Viral Pathogenesis, Dana-Farber Cancer Institute and Harvard Medical School, Massachusetts, Amerika Serikat pada 1996 membuktikan, spirulina dalam konsentrasi 5-10 ?g/ml mampu menghambat pembelahan sel HIV-1. Itu disebabkan spirulina memiliki kandungan kalsium spirulan, molekul polimerisasi gula berisi kalsium dan sulfur. Konsumsi spirulina terbukti memberikan masa hidup lebih lama pada pasien AIDS. Sedangkan Armida Hernandez-Corona dari Departamento de Microbiolog?a, Escuela Nacional de Ciencias Biol?gicas, IPN, Meksiko, menunjukkan ekstrak spirulina memiliki sifat antiviral. Ia efektif melawan virus herpes simpleks tipe 2, pseudorabies virus (PRV), human cytomegalovirus (HCMV), dan HSV-1, dengan dosis efektif (ED50) masing-masing sebesar 0,069, 0,103, 0,142, dan 0,333 mg/ml. Karena manfaat yang luar biasa, Arthrospira platensis kini banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Berjuta-juta pil spirulina pun telah diproduksi lantaran terbukti menghadang dan menggempur berbagai penyakit. Termasuk Kurniadi yang telah merasakan keampuhannya.

Tetraselmis

Berupa orgaisme hijau motil, lebar 9-10 mm, panjang 12-14 mm, dengan empat flagel yang tumbuh dari sebuah alur pada bagian belakang anterior sel. Sel-selnya bergerak dengan cepat di air dan tampak bergoncang pada saat berenang. Ada empat cuping yang memanjang dan memiliki sebuah titik mata yang kemerah-merahan. Pyramimonas adalah organisme yang berkaitan dekat dengan alga hijau dan memiliki penampakan serta sifat berenang yang identik dengan tetraselmis. Kedua organisme ini adalah sumber makan yang populer untuk mengkultur rotifer, kerang, dan larva udang.

Dunaliella

Berwarna hijau motil dengan dua flagella, yang muncul didekat bagian belakang sel, lebar 5-8 mm, panjang 7-12 mm, Sel-selnya bergerak dengan cepat di air dan tampak bergoncang pada saat berenang. Selnya berbentuk melingkar hingga memanjang dan biasanya memiliki sebuah titik mata merah. Terdapat kloroplas yang mengisi 2/3 bagian selnya. Reproduksi dilakukan dengan cara sederhana dimana sel induk membelah menjadi dua sel anak betina. organisme ini adalah sumber makan yang populer untuk mengkultur rotifer, kerang, dan larva udang.

Chlorella

Berwarna hijau dan tidak motil serta tidak memiliki flagella. Selnya berbentuk bola berukuran sedang dengan diameter 2-10 mm, tergantung spesiesnya, dengan chloroplas berbentuk cangkir. Selnya bereproduksi dengan membentuk dua sampai delapan sel anak didalam sel induk yang akan dilepaskan dengan melihat kondisi lingkungan. Merupakan pakan untuk rotifer dan dapnia.

Chlorella merupakan ganggang berinti dan bersel tunggal. Chlorella adalah makhluk purba, karena sudah ada di permukaan bumi sejak 2.5 milyar tahun lalu. Sebagai ganggang air tawar, susunan protein chlorella begitu unik dan mengandung banyak zat bermanfaat.

Chlorella diketahui mempu bertahan terhadap perubahan alam sejak zaman prekambium karena memiliki genetis dengan mekanisme perbaikan DNA yang sangat tinggi. Bentuk, ukuran, dan sifat dinding sel Chlorella yang tersusun dari senyawa selulosa dan ligma pun sangat kuat. Semua ini membuat chlorella mudah menyesuaikan diri pada cuaca ekstrem dan bisa bertahan terhadap pengaruh luar dalam waktu lama. Jadi jangan heran kalau chlorella bisa ditemukan di perairan tropis, sub-tropis, dampai kutub sekalipun.

Jepang merupakan negara pertama yang memanfaatkan ganggang ini sebagai makanan sehari-hari. Dengan keunikan dirinya, chlorella mengandung banyak manfaat. Dan ini menarik banyak penenlitian untukmengembangkan manfaaat Chlorella, salah satunya Prof. Randal E. Merchant, Ph.D, seorang profesor anatomi dan bedah syaraf dari Virginia Commonwealth University, USA.

Chlorella mengandung 60 persen protein, karbohidrat, asam lemak esensial, fikosianin, klorofil, RNA, DNA, beragam vitamin, dan mineral. Sel Chlorella sangat stabil dan tidak akan berubah bentuk.

Cryptomonadales, Ekstrak Cryptomonadales efektif menghambat tumor kulit yang disebabkan DMBA pada tikus di tahap awal kanker (inisiasi). Aplikasi ekstrak itu dapat mengurangi pertumbuhan kulit papiloma. Di samping itu, dengan kandungan antioksidan yang tinggi, Chlorella mampu mencegah terjadinya inflamasi atau peradangan akibat radikal bebas. Chlorella vulgaris menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi. Asam nukleat pada ganggang hijau berperan membentuk daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Memperpanjang Hidup Penderita Kanker

Menurut Randall, selain sebagai makanan sumber protein dan serat yang baik, chlorella juga bermanfaat sebagai antitumor. Penelitian terakhirnya mengemukaan bahwa chlorella mampu memperpanjang hidup penderita kaker otak.

Sebagaimana telah diketahui, penderita kanker otak hanya mampu paling lama 2 tahun sejak divonis menderita kanker. Penelitian yang melibatkan 21 orang penderita kanker otak membuktikan bahwa pasien ini menjadi lebih bertahan setelah pengobatan dengan chlorella. Pasien kanker juga lebih jarang menderita infeksi pernafasan.

Mengobati Syndrom Fibromyalgia

Syndrom Fibromyalgia (SF) adalah penyakit yang berhubungan dengan gangguan tidur yang berhubungan dengan gangguan tidur yang jika tidak diobati bisa menyebabkan sakit otot menahun. Diperkirakan 2-4% penduduk AS menderita penyakit ini. Keluhan terbesar adalah rasa sakit di seluruh tubuh. Gejala lain yang mungkin timbul adalah rasa sakit di seluruh tubuh. Gejala lain yang mungkin timbul adalah rasa lelah terus-temerus, rasa kaku di pagi hari, dan sakit kepala.

Pada uji klinis yang melibatkan 60 orang penderita SF, pemberian chlorella secara teratur secara signifikan menyebabkan penurunan jumlah titik nyeri dan memperbaiki kualitas tidur pasien.

Mengobati Hipertensi

Suplemen Chlorella yang diberikan secara teratur selama 2 bulan menunujukkan penurunan tekanan darah 15 pasien dari 24 pasien hipertensi sedang hingga ringan yang menjadi obyek uji coba.

Mengobati Radang Usus Besar

Radang Usus Besar (ulcerative colitis) adalah kondisi kronis dimana usus besar mengalami peradangan dengan gejala diare disertai pendarahan dan nyeri perut. Sembilan pasien radang usus besar yang mengkonsumsi Chlorella setiap hari dilaporkan membaik dan berkurang peradangannya. Chlorella terbukti mempercepat proses penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Salah satu unsur terbesar dari makanan untuk pembersih usus dan sistem penyaringan lain, hati dan darah adalah chlorophyll (butir hijau daun), seperti ditemukan dalam semua sayuran, terutama yang hijau, sayur-mayur rindang. Masalah kita temukan di sini adalah bahwa makanan yang hijau berisi kurang dari 1/2%  chlorophyll. Alfalfa, bahan dasar chlorophyll yang diekstraksi secara komersial, hanya mempunyai 8 atau 9 pon per ton, sekitar 0.2% ketika diekstraksi, dan Alfalfa adalah salah satu dari tumbuhan yang kadar chlorophyllnya paling tinggi . Cairan Chlorophyll komersil umumnya berisi hanya sekitar 1% butir hijau daun.

Ganggang hijau adalah sumber chlorophyll yang paling tinggi di  dunia tumbuhan; dan, dari semua ganggang  hijau yang diteliti sejauh ini, chlorella adalah yang paling tinggi, umumnya berkisar antara 3 sampai 5% chlorophyll.’ Suplement Chlorella  dapat mempercepat tingkat pembersihan bowel, aliran darah dan hati, dengan asupan dalam jumlah banyak dari chlorophyll. Sebagai tambahan, Chlorella Growth Factor ( CGF) yang misterius mempercepat tingkat penyembuhan sejumlah jaringan yang mengalami kerusakan. Detoksifikasi

Penelitian Dr. Ichimura, pemberian 8 gr chlorella per hari pada pasien sakit perut akibat keracunan cadmium menunjukkan pengeluaran bakteri ini meningkat 3 kali lipat dibanding tidak mengonsumsi.

Antivirus Dalam buku “Chlorella, untuk Kesehatan dan Kebugaraan”, Prof. Unus Suriawiria mengemukakan penelitian dari Chlorella News pada 1987 mengungkapkan bahwa 45 pasien AIDS yang diberi chlorella selama dua bulan bertutur-turut menunjukkan peningkatan kekebalan tubuh. 

2 Komentar

duwi oktaviyanti

pada : 18 November 2012


"trimakassih atas semua info nya,,
:)"


Bagus Rizki Novianto

pada : 18 November 2012


"sama-sama, senang bisa membantu :)"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    827.752