Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Habitat dan Tingkah Laku Reproduksi Ikan

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 16 October 2011
di Bahan Kuliah - 1 komentar

Habitat Pemijahan

  1. LITOPHIL

a. dasar berbatu, danau oligotroph, pantai

                        b. perairan beriak

                        c. ukuran telur besar

                            Ex. : Salmo sp., Salvenilus sp.

  1. PHYTOPHIL

                        a. perairan dengan vegetasi

                        b. perairan kecil ----- stagnan

                        c. telur melekat

                   Ex.: Cyprinus carpio, Perca sp.

  1. PSAMOPHIL

                        a. dasar perairan pasir

                        b. telur terbungkus pasir atau menempel pada akar tanaman

                   Ex.: Leuresthes tenuis

  1. PELAGOPHIL

                        a. perairan bebas / terbuka

                        b. telur melayang

                   Ex.: ikan pelagic (lautan)

  1. OSTRACOPHIL

                        telur melekat pd valve / gastropoda

Masa Pemijahan

  1. ISOCHRONAL = total spawner
  2. HETEROCHRONAL = partial spawner
  3. PEMIJAHAN DGN WAKTU LAMA

Pola Pemijahan

1. TIPE A 

                        SATU KALI/TAHUN ------- WAKTU PENDEK

                        Ex : Therapon jarbua

2. TIPE B  

                        SATU KALI/TAHUN -------- WAKTU LAMA

                        Ex : Cypsilurus oligolepis

3. TIPE C  

                        DUA KALI/TAHUN

                        Ex : Therapon puta

4. TIPE D  

                        SEPANJANG TAHUN DAN TERPUTUS

                        Ex.: Stelophorus indicus

Waktu Pemijahan

  1. SIANG HARI
  2. MALAM HARI
  3. SEPANJANG HARI
  4. BERTAHAP

Selang Pemijahan

Dipengaruhi oleh :

  1. PERSEDIAAN MAKANAN
  2. PERLINDUNGAN TERHADAP PREDATOR

Pemicu Pemijahan

  1. SUHU AIR (penurunan suhu)
  2. MEDIA PEMIJAHAN
  3. KETINGGIAN AIR
  4. FEROMON
  5. MASUKAN AIR BARU

Pola Pemijahan

Didasarkan atas golongan :

  1. AMFIBIOTIK (melakukan ruaya)
  2. HOLOBIOTIK (tidak melakukan ruaya)

 

  1. HOLOBIOTIK (= SETEMPAT)

                        a. Lacustrine (air tenang)

                        b. Fluvial (air mengalir)

                        c. Adfluvial (air tenang --- mengalir)

  1. RUAYA (DIADROM)

                        a. Katadromus

                        b. Anadromus  ---- fluvial (air berarus)

                                              ---- lacustrine (tenang)

 

Tingkah Laku Fase Pra Pemijahan

1.  Aktivitas mencari makan

2.  Ruaya

3.  Pembuatan sarang

4.  Sekresi hormon (pengenalan lawan jenis, mencari pasangan)

5.  Gerakan rayuan

Tingkah Laku Fase Pemijahan

  1. Pengeluran produk seksual
  2. Persentuhan bagian tubuh
  3. Gerakan eksotik (menggetarkan seluruh tubuh)
  4. Pembelitan tubuh ikan♂terhadap ♀
  5. Penyimpanan telur

Tingkah Laku Fase Pasca Pemijahan

  1. Penyempurnaan penutupan sarang
  2. Penjagaan sarang
  3. Menjauhi daerah pemijahan

Penjagaan Telur

  1. DIJAGA

                        a. Bersarang

                            (tumbuhan, batu, pasir, gelembung)

                        b. Bagian tubuh induk

                             (mulut, ventral tubuh, kantung telur, uterus)

  1. TIDAK DIJAGA

                        a. Perairan tenang

                        b. Perairan deras

1 Komentar

suria masriani sinaga

pada : 22 May 2013


"singkat jelas dan padat"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    811.998