Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Sosok Baru Mentri Perikanan dan Kelautan

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 24 October 2011
di Umum - 0 komentar

Beberapa waktu lalu telah terjadi reshuffle kabinet pada pemerintahan kita. Ada beberapa menteri yang berpindah posisi dan ada pula beberapa menteri yang tidak lagi menjabat. Semua itu dilakukan semata – mata demi kemajuan negara kita ini.

Berikut susunan lengkap Kabinet Indonesia Bersatu II setelah di-reshuffle.

1. Menko Polhukam: Djoko Suyanto (tetap)
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa (tetap)
3. Menko Kesra: Agung Laksono (tetap)
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi (tetap)
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi (tetap)
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa (tetap)
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro (tetap)
8. Menteri Hukum dan HAM: Amir Syamsuddin (baru)
9. Menteri Keuangan: Agus Martowardojo (tetap)
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (baru)
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat (tetap)
12. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan (baru)
13. Menteri Pertanian: Suswono (tetap)
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan (tetap)
15. Menteri Perhubungan: E.E. Mangindaan (baru)
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Sharif Cicip Sutardjo (baru)
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar (tetap)
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto (tetap)
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih (tetap)
20. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: M. Nuh (tetap)
21. Menteri Sosial: Salim Segaf Al Jufrie (tetap)
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali (tetap)
23. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu (baru)
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring (tetap)
25. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Gusti Muhammad Hatta (baru)
26. Menteri Negara Koperasi dan UKM: Syarief Hasan (tetap)
27. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Berth Kambuaya (baru)
28. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar (tetap)
29. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar (baru)
30. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faishal Zaini (tetap)
31. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana (tetap)
32. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Dahlan Iskan (baru)
33. Menteri Negara Perumahan Rakyat: Djan Faridz (baru)
34. Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga: Andi Mallarangeng (tetap)

 

Wakil-Wakil Menteri baru:
1. Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan
2. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nurianti
3. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional Bidang Pendidikan Musliar Kasim
4. Wakil Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Eko Prasodjo
5. Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar
6. Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi
7. Wakil Menteri BUMN Mahmuddin Yasin
8. Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron Mukti
9. Wakil Menteri Luar Negeri Wardana
10. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar
11. Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo
12. Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar
13. Wakil Menteri Hukum dan Ham Denny Indrayana

 

Wakil Menteri lama:
1. Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
2. Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun
3. Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono
4. wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Lukita Dinarsyah Tuwo
5. Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati
6. Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak

 

Kepala Badan Intelijen Negara
1. Letjen TNI Marciano Norman

Sumber : indonews.org


Terjadi perubahan pada menteri di bidang Kelautan dan Perikanan yang sebelumnya dijabat oleh Fadel Muhammad dan sekarang digantikan oleh Sharif Cicip Sutardjo. Sharif Cicip Sutardjo diharapkan untuk meberikan terobosan baru di dunia perikanan dan kelautan di Indonesia.

Sektor pertanian dan kelautan merupakan nyawa bangsa Indonesia. Tentu saja, siapapun menteri yang menjabat dikedua bidang tersebut semestinya memiliki banyak terobosan dan inovasi di bidang kelautan dan perikanan nasional.

Akademisi sekaligus Ketua Tim Nasional Percepatan Investasi Pulau-Pulau Kecil, Rokhmin Dahuri, tak ketinggalan menaruh harapan besar terhadap menteri baru yang akan dijabat oleh Sharif Cicip Sutardjo. “Menteri baru harus mampu menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintahan provinsi dan kabupaten kota,” katanya saat dihubungi Republika, Rabu (19/10).

Menurut Rokhmin, sektor kelautan membutuhkan pendekatan berbeda dalam hal koordinasi. Pasalnya, pemerintah pusat hanya mengelola 92 pulau terluar di Indonesia, sementara belasan ribu pulau lainnya dikelola langsung oleh pemerintahan daerah.

Hal yang sama ternyata juga menjadi salah satu titipan pesan seorang Fadel Muhammad kepada penggantinya. “Saya benar-benar titipkan kordinasi dengan daerah yang sudah terjalin baik hingga saat ini,” katanya kepada Republika di kantornya, Rabu (19/10).

Hingga 2014, pemerintah menargetkan 100 pulau dalam percepatan pembangunan investasi. Khusus 2011, kata Rokhmin yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Megawati ini menyampaikan ada 20 pulau yang tengah dikembangkan.

Mereka tersebar ditujuh provinsi kepulauan, yaitu Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Tengah. Jadi, menteri baru ia harapkan bisa merangkul daerah mewujudkan program tersebut.

Sumber: Republika

 

Sedangkan di lain pihak, apa yang terjadi pada Fadel Muhammad??

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, memberi Fadel Muhammad sebuah tugas berat. Yakni memenangkan Partai Golkar pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, khususnya untuk kawasan Indonesia timur. Tidak tanggung-tanggung, Aburizal mematok target sedikitnya 40 persen suara untuk Golkar di kawasan itu.

Aburizal mengakui, tugas baru untuk mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut tidak mudah. Tetapi ia yakin Fadel mampu melaksanakannya. 

"(Target 40 persen itu) tidak mudah, tapi saya yakin beliau bisa melaksanakannya," kata Aburizal kepada wartawan seusai membuka Rapat Koordinasi dan Diklat Fungsional Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar, di kantor pusat Partai, Jakarta, Minggu 23 Oktober 2011.

Aburizal berharap kepada Fadel, yang tak lagi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, dapat fokus bekerja sebagai Wakil Ketua DPP Umum Partai Golkar, terutama sekali fokus mempersiapkan pemenangan Partai di 2014.

Fadel, yang turut mendampingi Aburizal pada kesempatan itu, terlihat tersenyum lebar. Menimpali pernyataan sang Ketua Umum tentang tugas barunya itu, mantan Gubernur Gorontalo hanya berucap singkat, "Siap!"

Fadel Muhammad baru saja dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam proses reshuffle yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Posisinya kini ditempati Sharif Cicip Sutardjo, yang juga rekan separtai, dan sama-sama sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Sumber : VIVAnews

 

Semoga saja dengan terpilihnya menteri baru di Kementrian Perikanan dan Kelautan dapat memajukan sektor perikanan dan kelautan yang ada di Indonesia agar masyarakat Indonesia dapat bangkit dari kemiskinan yang selama ini melanda. Karena dari laut kita dapat menemukan banyak sumber daya dan kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    820.798