Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Mengulas Perikanan Jepang

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 15 November 2011
di Umum - 0 komentar

Jepang menempati urutan ke-2 di dunia di belakang Republik Rakyat Cina dalam tonase penangkapan ikan (tahun 1989: 11,9 juta ton), kenaikan tipis dari 11,1 juta ton pada tahun 1980. Setelah terjadi krisis minyak 1973, perikanan laut dalam di Jepang menurun. Pada tahun 1980-an, total tangkapan ikan per tahun rata-rata 2 juta ton. Perikanan lepas pantai mencapai 50 % dari penangkapan ikan total pada akhir 1980-an, meski beberapa kali mengalami kenaikan dan penurunan.

Perikanan pesisir dilakukan dengan perahu kecil, jala, atau teknik penangkaran terhitung sekitar sepertiga produksi total industri perikanan Jepang. Sementara itu, perikanan lepas pantai dengan kapal ukuran menengah terhitung sekitar lebih dari separuh produksi total. Di antara hasil laut yang diambil misalnya: sarden, cakalang, kepiting, udang, salem, cumi-cumi, kerang, tuna, saury, yellowtail, dan makerel.

Jepang termasuk salah satu negara yang memiliki armada perikanan terbesar di dunia. Walaupun demikian, Jepang adalah negara pengimpor hasil laut terbesar di dunia (senilai AS$ 14 milyar) Sejak tahun 1996, Jepang berada di peringkat ke-6 dalam total tangkapan ikan di bawah RRC, Peru, Amerika Serikat, Indonesia, dan Chili. Jepang juga menebarkan kontroversi dengan mendukung perburuan ikan paus.

Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Tetapi tidak banyak ikan yang  tersedia di perairan yang dekat dengan Jepang dalam beberapa dekade ini.  Jadi untuk memberi makan populasi Jepang, kapal-kapal penangkap ikan  bertambah lebih besar dari sebelumnya. Semakin jauh para nelayan pergi,  semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa hasil tangkapan itu ke  daratan. Jika perjalanan pulang mencapai beberapa hari, ikan tersebut tidak  segar lagi. Orang Jepang tidak menyukai rasanya. Untuk mengatasi masalah  ini, perusahaan perikanan memasang freezer di kapal mereka. Mereka akan  menangkap ikan dan langsung membekukannya di laut.
 
 Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi semakin jauh dan lama.  Namun, orang Jepang dapat merasakan perbedaan rasa antara ikan segar dan  beku, dan mereka tidak menyukai ikan beku. Ikan beku harganya menjadi lebih  murah. Sehingga perusahaan perikanan memasang tangki-tangki penyimpan ikan  di kapal mereka. Para nelayan akan menangkap ikan dan langsung  menjejalkannya ke dalam tangki hingga berdempet-dempetan. Setelah selama  beberapa saat saling bertabrakan, ikan-ikan tersebut berhenti bergerak.
 Mereka kelelahan dan lemas, tetapi tetap hidup. Namun, orang Jepang masih  tetap dapat merasakan perbedaannya. Karena ikan tadi tidak bergerak selama  berhari-hari, mereka kehilangan rasa ikan segarnya. Orang Jepang  menghendaki rasa ikan segar yang lincah, bukan ikan yang lemas.

Mengapa Perikanan Jepang Maju??

Saya menemukan beberapa sebabnya yaitu :

1. Pertemuan antara 2 arus air laut, yakni arus air laut panas dan arus air laut dingin. (Oyashiwo dan kuroshiwo).

2. Air laut relatif dangkal dan ombaknya tenang.

3. Pertemuan antara 2 arus laut dan dangkalnya laut di jepang mendorong tersedianya banyak makanan bagi ikan, seperti plankton, rumput laut, dan lainnya.

4. Iklim yang baik dan mendukung bagi perkembang biakan ikan.

 

Semoga perikanan di Indonesia Segera menyusul kesuksesan perikanan di Jepang.

Jayalah Perikanan Indonesia.. ! ! ! !

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    831.663