Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Alat Tangkap Set Net Tingkatkan Produktivitas Nelayan

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 21 March 2012
di Perikanan - 1 komentar

BONTOSUNGGU, FAJAR -- Nelayan Jeneponto mulai menggunakan alat tangkap set net. Ini adalah alat tangkap yang hemat bahan bakar. Hasilnya juga sangat efektif.

ALAT ini digunakan nelayan di Biringkassi, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Jeneponto. Di Sulsel, baru dua daerah yang menggunakan alat ini. Sebelumnya, nelayan Bone sudah memakainya.

Peresmian penggunaan set net ini dihadiri staf ahli Presiden SBY, Rokhmin Dahuri, Senin 19 Maret. Mantan menteri Kelautan dan Perikanan ini hadir di Jeneponto didampingi Kepala Bidang Budi Daya Perikanan DKP Sulsel Sulkaf Latief.

Set net adalah alat tangkap ikan yang bersifat tetap pada lokasi tertentu. Ikan-ikan akan masuk perangkap sehingga bisa ditangkap dengan mudah. Luas jaring set net mencapai 300 meter dengan kedalaman sekira 20 meter.

Panen perdana ikan dengan set net, kemarin, berlangsung di Pulau Libukkang. Hasilnya sangat lumayan. Sebagian ikan hasil panen dibakar di lokasi. Sebagian diberikan kepada warga pulau tersebut. 

"Urusan menangkap ikan kini bukan menjadi perkara sulit lagi," kata Rokhmin Dahuri.

Menurut Rokhmin, teknologi penangkapan ikan dengan set net sebenarnya bukan hal baru. Di Jepang, teknologi itu telah berkembang puluhan tahun silam. Alat ini banyak dijumpai hampir di seluruh perairan pantai di negeri Samurai itu.

"Kalau nelayan Jeneponto ingin makmur dan sejahtera, maka harus menggunakan jaring set net yang berpindah-pindah," kata Rokhmin.

Dia juga berharap pemerintah daerah memfasilitasi nelayan untuk mendapatkan set net ini. Apalagi, alat itu ramah lingkungan. Tidak merusak terumbu karang.

Salah seorang perwakilan Jepang, Profesor Arimoto Sense mengaku senang dengan perkembangan set net di Jeneponto. Dia hanya mengingatkan agar alat tersebut dipelihara dengan baik. Perawatan, katanya, sangat menetukan hasil tangkapan.

Penggunaan jaring set net mampu menghasilkan ikan sampai 300 kilogram. Harganya bisa mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per hari. Namun, hasil tangkapan ikan juga tergantung kondisi musim. (lom/sap)

Sumber: fajar online

1 Komentar

Bustami Mahyuddin

pada : 24 March 2012


"Langkah maju dunia perikanan tangkap di indonesia, maju terus balai besar penangkapan ikan semarang mengembangkan teknologi penangkapan ikan untuk kesejahteraan nelayan indonesia"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    795.712