Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Dari 79 Produk Perikanan, Indonesia Berhasil Mengimpor 40 Produk

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 19 October 2012
di Perikanan - 0 komentar

Dari 79 Produk Ikan, Indonesia Impor 40 Produk

JAKARTA - Dari data Aliansi untuk Desa Sejahtera, ditemukan 12 jenis komoditas perikanan yang diekspor oleh Indonesia, diantaranya tuna, udang, cakalang, dan bandeng. Dengan adanya impor ikan, Industri perikanan nasional kian terpuruk karena kelangkaan bahan baku.

Dari 79 produk perikanan yang diimpor, sebanyak 40 di antaranya adalah produk perikanan yang dapat ditemukan di Indonesia. 

"Serangan produk impor pangan perikanan telah berdampak langsung terhadap keterpurukan ekonomi keluarga nelayan, maupun memburuknya kualitas pangan perikanan bagi konsumen domestik,"ujar Abdul Halim, Koordinator Program KIARA/Koordinator Pokja Perikanan Aliansi untuk Desa Sejahtera, Minggu (14/10/2012).

Sedangkan industri di pengolahan garam dalam negeri juga dalam keadaan penurunan. Otoritas pengelola garam nasional saat ini terbagi menjadi tiga sektorial yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengklaim produksi garam tahun lalu sebanyak 1,5 juta ton. Adapun, kebutuhan garam konsumsi pada tahun ini sekitar 1,4 juta ton. Ada perbedaan data KKP dengan data kesepakatan instansi pemerintah lainnya (Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan) yang mencatat produksi garam pada 2011 hanya 1,1 juta ton bukan 1,5 juta ton.

"Dengan adanya keputusan yang berbeda ini, membuat kebijakan yang mengakibatkan pasar impor terbuka lebih besar lagi di dalam negeri. Pasalnya dengan perbedaan angka, Pemerintah nggak bisa memastikan kebutuhan dan produksi garam dalam negeri,"jelas Abdul Halim.

sumber: tribunnews.com

Dari artikel tersebut dapat diketahui bahwa bangsa Indonesia memiliki potensi yang besar di bidang perikanan dan kelautan, oleh karena itu kita sebagai masyarakat Indonesia harus mampu memanfaatkan dan mengembangkan sumberdaya di bidang perikanan dan kelautan ini sehingga negara kita menjadi negara yang makmur dan sejahtera.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    795.718