Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Sifat Pokok Laut

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 30 October 2012
di Bahan Kuliah - 0 komentar

Laut merupakan media hidup berbagai organisme. Mulai dari mikroorganisme hingga organisme yang memiliki bentuk yang kompleks. Kehidupan di laut saling berkesinambungan dan berhubungan antara satu dengan yang lain. Peranan masing-masing organisme di laut sangat berperan bagi kelestarian laut. Selain itu organisme tersebut juga harus menyesuaikan dengan keadaan laut. Keadaan laut tersebut tidak lepas dari sifat-sifat air laut yaitu :

1. Sifat fisis air laut

Air laut merupakan campuran dari 96,5% air murni dan 3,5% material lainnya seperti garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan-bahan organik dan partikel-partikel tak terlarut. Sifat-sifat fisis utama air laut ditentukan oleh 96,5% air murni.

2. Sifat Dinamis Air Laut

Air sebagai media pengantar yang baik sehingga sensitif terhadap setiap perubahan. Perubahan suhu akan berpengaruh pada perubahan salinitas dan sifat fisik lainnya. Alam tersusun oleh sistem-sistem keseimbangan yang bersifat dinamis, artinya adanya perubahan salah satu atau lebih faktor dalam suatu sistem, maka alam akan mencari keseimbangan baru.

Sebutlah terumbu karang. Terubu karang akan hidup dengan optimal pada suhu antara 20-30oC, kondisi salinitas berkisar 30-33 permil, kedalaman hingga 40 m tergantung penetrasi sinar matahari. Terumbu karang merupakan tempat bertelur, berpijah, ataupun hidup beberapa jenis ikan. Adanya perubahan tingkat kecerahan misalnya akibat arus turbulensi yang mengangkut material endapan, maka kondisi terumbu karang akan menurun atau bahkan mati. Perubahan keseimbangan ini berdampak pada kehidupan ikan yang selama ini bersimbiosis.

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    827.626