Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Malapetaka Dibalik Keindahan Blooming Plankton

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 11 November 2012
di Perikanan - 0 komentar

Red tide atau blooming plankton merupakan fenomena yang terjadi akibat ledakan perkembangan (blooming) yang begitu cepat dari sejenis fitoplankton, misalnya Ptychodiscus brevis, Prorocentrum, Gymnodinium breve, Alexandrium catenella dan Noctiluca scintillans dari kelompok dinoflagelata (Phyrropyta) yang dapat menyebabkan perubahan warna dan konsentrasi air secara drastis, kematian massal biota laut, perubahan struktur komunitas ekosistem perairan, bahkan keracunan dan kematian pada manusia.


Parameter blooming plankton :

WARNA AIR ~ pengaruh material terlarut (senyawa organik dan anorganik) & partikel tersuspensi (plankton), exp. Ferihidroksida dari tanah asam sulfat menimbulkan warna air coklat kemerahan, substansi humus dari hancuran vegetasi mangrove menunjukkan warna coklat) Perubahan warna air tergantung dari kecepatan pertumbuhan & komposisi plankton dominan yg berubah karena perubahan lingkungan (salinitas, DO, pH, NH3, NO2, H2S, suhu).

Warna air coklat keemasan (dominasi plankton diatomae), warna air hijau (dominasi green algae), warna air hijau kebiruan (dominasi blue green algae), warna air merah (dominasi dinoflagellata).

Warna air yang muda & cerah (sel phytoplankton muda & tumbuh aktif), warna air pudar & gelap (sel tua & pertumbuhan lambat), warna air keabu-abuan (plankton tidak aktif / pencampuran bahan organik / sisa pakan yg membusuk / resuspensi lumpur)

BLOOMING PLANKTON Cyanophyta ~N/P rendah, bila warna air kecoklatan N/P = 10-20/1, warna air merah (toksin) N/P = 10/1

DO tinggi pada sore hari ~ air kelewat jenuh (oversaturated ) dg oksigen shg terjadi gas bubble disease tapi malam hari DO rendah, diikuti ammonia tak terionisasi meningkat & pH tinggi ~ toksik

 

Blooming plankton diikuti pula dengan kematian plankton karena populasi telah mencapai puncak reproduksi atau perubahan drastis fisik – kimia lingkungan yg tidak menguntungkan (intensitas cahaya, salinitas, suhu, DO, dekomposisi bahan organik) atau defisiensi nutrien karena grazing besar-besaran oleh zooplankton sehingga terjadi kematian secara massal.

TAHAP KEMATIAN PLANKTON:

(1) Intensitas warna air menjadi homogen di seluruh kolom air karena kecepatan pertumbuhan & dominasi plankton

(2) Adanya kelompok warna yg tampak pada permukaan air karena beberapa phytoplankton mati & terapung di permukaan

(3) Terbentunya kabut seperti susu yg tampak dalam kolom air menjadi pekat & terbentuk buih atau busa karena akibat pecahnya dinding sel phytoplankton, substansi sel & pigmen telah keluar & phytoplankton telah kehilangan warna

(4) Air menjadi jernih & transparansi meningkat secara menyolok

 

Dampak dari Blooming Plankton :

 

Peningkatan populasi fitoplankton yang sangat tinggi dan cepat akan berakibat pada beberapa hal, antara lain :
1. Ikan dan Kerang :
Tingginya populasi fitoplankton di dalam air, ini  akan menyebabkan berbagai akibat negatif bagi ekosistem perairan, seperti : o2 berkurang sehingga air mengandung racun yang menyebabkan kematian organisme yang ada dalam perairan seperti ikan,Terjadinya kontaminasi sea food, dan  perubahan struktur komintas ekosistem
2. Manusia
· Penyakit atau kematian manusia melalui konsumsi makanan laut yang terkontaminasi oleh alga beracun
· Sistem saraf, pencernaan dan pernapasan terganggu
· Iritasi kulit dan mata
3. Perikanan
— Toksin yang dihasilkan oleh melimpahnya suatu kelompok fitoplankton (dinoflagelatta) sehingga membunuh organisme seperti ikan.
—  Kerusakan mekanik organisme lain, seperti gangguan jaringan epitel insang pada ikan, sehingga asfiksia
—  Menghilangnya ikan-ikan dari lokasi penangkapan atau terjadinya kematian massal pada ikan.
4. Ekonomi
· Hasil tangkapan nelayan menurun.
· Hasil pendapatan penjual ikan dan sea food berkurang.

 

Sumber : Nasran dalam tugas blooming plankton dan PDF

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    811.446