Bagus Blog of Fisheries

Lets Improve Our Fisheries and Marine

Get Connected

Beri Makan Ikan


    Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks 1000 Backlinks Free Auto Backlinks Dofollow Backlinks Text Back Links Exchanges MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Backlink Service, Links Building 4 Free Free Backlink Services Free Automatic Backlink Best Backlinks daily Bookmarks Free 1000 Backlinks Auto Dofollow Backlinks Backlinks Builder Dofollow Backlinks Free Hundred Backlinks Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Submit ExpressSEO Tools Dental Assistant DirectoryAziende Resource Direktori Indonesia WoW Range Best Web Directory

Beragam Teknik Dalam Budidaya

diposting oleh bagusrn-fpk09 pada 15 November 2012
di Perikanan - 1 komentar

 

Target Produksi & kondisi lingkungan ditentukan oleh metode manajemen yang diterapkan
yaitu derajat pengontrolan kualitas air

Bud. Ekstensif : bergantung kondisi lingkungan alamiah & produktifitas alamiah

Bud. Intensif   : padat tebar tinggi & kualitas air dikontrol sangat ketat

       

BUDIDAYA MONOKULTUR VS POLIKULTUR

Monokultur : memelihara (stocking) 1 spesies ikan di dalam sebuah  kolam.

Biasanya pada budidaya ikan / udang intensif :
- Ikan mas pada kolam air deras
- Nila dalam karamba
- Udang vanamei di tambak

 

Sifat Monokultur :

- Padat tebar sangat tinggi (stocking density)
- Tergantung pakan buatan (artificial feeding)
- Perlu aerasi tambahan
- Perlu pergantian & sirkulasi air secara teratur & terkontrol

 

Perbedaan sistem monokultur semi intensif dan monokultur intensif

 

Polikultur merupakan sistem budidaya dengan pemanfaatan lahan budidaya secara efisien & maksimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Polikultur : budidaya lebih dari 1 spesies organisme air pada kolam yg sama.

Konsep dasar budidaya sistem polikultur : menebar beberapa spesies organisme air (ikan/udang) yang berbeda dalam :
- kebiasaan pakan
- zona pakan
- ruang hidup

Kelebihan dalam sistem polikultur :

a. Pakan alami dapat dimanfaatkan secara efektif
b. Penggunaan lahan efisien dengan luas sama dipelihara ikan dengan kepadatan tinggi
c. Secara keseluruhan produksi lebih banyak
d. Produksi tiap spesies ikan tinggi dibanding monokultur, adanya peningkatan pakan alami, kotoran ikan
e. Target kepadatan tiap spesies ikan  = / < : monokultur

 

VARIASI SISTEM POLIKULTUR
1. Kombinasi sp ikan yang berbeda dalam kebiasaan makan
     ex. permukaan, pertengahan & dasar kolam
2. Kombinasi ikan yang berbeda ukuran t/d 1 sp ukuran berbeda
    ex. bandeng, mas
3. Kombinasi dengan sp ikan yang menghilang dari kombinasi
    ex. nener & mas, lele & mujaer

SISTEM KARAMBA

Budidaya ikan yang dilakukan dalam suatu wadah yang dibatasi oleh jaring, kawat, bambu

 

KELEBIHAN DARI SISTEM KARAMBA :

a. terhindar dari gangguan hama
b. pengawasan : pertumbuhan & kesehatan ikan lebih mudah
c. pergantian air dapat berlangsung, O2 terpenuhi
d. sisa pakan & kotoran metabolisme dapat terbuang

JENIS-JENIS KARAMBA:
- di dasar perairan
- di bawah permukaan air
- pada permukaan air 

 

SISTEM AIR DERAS

Kelebihan Sistem Air Deras

a. Adanya aliran air  -> 02 tinggi
b. kepadatan ikan tinggi
c. sisa pakan & hasil metabolisme terbuang

Tata letak kolam sebaiknya disusun seri

a. Air dr sumber yg sama terbagi rata
b. Setiap kolam mendapat air dengan kualitas yg sama
c. Air yg berasal dr 1 kolam langsung keluar

Bentuk Kolam :
- persegi empat
- lingkaran
- oval
- segi tiga

 

KONSEP BUDIDAYA IKAN KOLAM SISTEM 80 : 20

Memelihara dalam kolam dengan kira2 80 %  hasil panen terdiri atas hanya 1 jenis ikan pemakan pakan (feed-taking) ‘bernilai tinggi’ dengan permintaan konsumen yg tinggi dan kira2 20 % terdiri atas jenis ikan ‘penunjang’ (service species) spt ikan penyaring yg membantu membersihkan air / ikan predator yg mengendalikan ikan liar dan ikan pesaing (kompetitor) lainnya.

Tahapan dasar teknologi sistem 80 : 20 terapan sbb :

1. Persiapan kolam untuk tebar ikan dengan metode baku

2. Benih fingerling ukuran seragam ex. crucian carp & silver carp  komposisi 80 : 20, atau ikan predator untuk  ditebar sebagai komponen 20%  untuk kendalikan ikan liar.

3. Pemberian pakan untuk kelompok ikan 80% dengan nutrisi lengkap, sesuai dengan jadwal & metode yg diterapkan.

4. Panen seluruh produksi ikan pada akhir budidaya. Pemanenan pertengahan musim merupakan pilihan manajemen, terkait dengan harga pasar yang menguntungkan. 

 

Download File PDF

1 Komentar

Junaedi

pada : 15 April 2013


"Trimakasih, saya mendapat informasi yang bagus dan Blog yang sangat kreatif"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    795.827